Rabu, 07 Juni 2017

Pancasila Yang Mulai Dilupakan

Pancasila adalah idiologi original buatan Indonesia. Tidak ada Negara lain yang memakai idiologi yang sama dengan Indonesia. Pancasila lahir pada tanggal 1 Juni 1945 bertepatan pada rapat BPUPKI untuk merumuskan idiologi Negara. Istilah sila yang dipakai untuk mendampingi panca berartikan azas atau dasar. Mungkin  menjadi sebuah pertanyaan, begitu banyak idiologi yang telah terkenal di dunia dan menjadi idiologi popular yang dipakai Negara-negara besar di dunia. Seperti komunis, liberalis, atau idiologi yang beraliran agama tertentu. Dengan banyaknya pilihan idiologi, mengapa Indonesia masih harus repot-repot merumuskan idiologi baru? Mungkin hal tersebut dapat terjawab saat kita melihat karakteristik masyarakat Indonesia serta butir-butir pancasila yang terkandung dalam setiap sila. Setiap sila yang ada dalam pancasila, sebenarnya berusaha merefleksikan harapan dan pedoman kehidupan masyarakat Indonesia, agar masyarakat Indonesia yang majemuk dapat hidup damai dan tentram. Walau begitu sekali lagi menjadi sebuah pertanyaan besar. Apakah benar masyarakat Indonesia mengamalkan kajian dalam setiap sila dalam kehidupan kesehariannya?
Sebuah berita dalam salah satu acara gossip di infotaimen sedikit membuat telinga gerah. Karena hampir semua kalangan selebritis di Indonesia tidak dapat menyebutkan kelima sila dengan urutan yang tepat. Bukan hanya lupa. Bahkan selebritis saja bisa mengubah salah satu lambang pancasila, yang anehnya hal itu membuat dia menjadi duta pancasila. Mungkin bisa dimaklumi, karena keseharian mereka, hidup untuk menghibur, maka lupa pancasila bisa jadi tontonan menghibur dalam dunia mereka. Tetapi bukan lagi tontonan menghibur, saat masyarakat umum pun mulai lupa kepada pancasila. Ada yang mengubah pancasila memakai bahasa sendiri, ada juga yang mengubah urutannya dengan urutannya sendiri, lalu mengubah menjadi pancagila. Lalu bagaimana dengan pejabat negeri ini? Apakah mereka juga mulai melupakan pancasila? Sehingga kebijakannya pun tidak mampu memenuhi dahaga masyarakat yang haus akan keadilan dan kesejahteraan. Sekarang pun ruang-ruang yang membicarakan atau mendiskusikan tentang pancasila semakin sempit. Paling hanya didikusikan pada ruang-ruang kelas dengan waktu sesuai kurikulum yang tertera, atau dalam sebuah komunitas kecil. Selama ini sangat jarang, terdapat acara diskusi terbuka dengan ruangan yang besar, untuk umum tetapi memakai tema pancasila sebagai bahan diskusinya.
Pancasila sebagai azas atau idiologi Negara terkesan hanya sebagai symbol pemanis ruangan, karena selalu diletakkan pada tiap dinding atau menjadi sekedar bross pada baju-baju. Motivasi diletakkannya pancasila di dinding-dinding pun semakin tidak jelas. Apa lagi saat memakai alasan agar setiap orang yang melintas dapat melihatnya, adalah alasan yang  pantas menjadi bahan lawakan komedian kita. Bagaimana seseorang bisa melihatnya? Ketika pancasila diletakkan begitu tinggi pada puncak dinding, orang-orang akan lelah jika harus memperhatikan atau membaca pancasila dengan kepala mendongak ke atas. Sedangkan saat diletakkan di bawah, pancasila tidak akan di baca atau dilihat, karena masyarakat akan menjadikannya alas kaki atau sekadar hiasan lantai yang perlu diinjak.
Ada dua alasan yang mungkin dapat menjawab, mengapa pancasila mulai dilupakan oleh masyarakat Indonesia. Pertama karena pancasila pernah dipakai sebagai alat melegitimasikan kekuasan dan kediktatoran pada jaman pemerintahan orde baru. Pada jaman itu, setiap pelajar wajib mampu menghapalkan butir-butir pancasila. Bahkan dalam universitas pun terdapat mata kuliah khusus yang mempelajari pancasila yang disebut penataran P4. Penataran tersebut dimaksudkan untuk memberi pengetahuan tentang pancasila dan yang berhubungan tantang nasionalitas. Bagi sebagai besar masyarakat, pemaksaan tersebut membuat mereka gerah terhadap pancasila. Apa lagi dalam pemerintahan orde baru, pancasila dijadikan alat untuk mensyahkan setiap kebijakan. Sehingga menimbulkan trauma yang berakhir pada keenggan untuk melihat pancasila dengan cara yang tepat. Alasan kedua saat mulai diijinkannya oraganisasi memakai idiologi selain pancasila tetapi tidak bertentangan dengan azas-azas dalam pancasila. Kebijakan yang dibuat dalam masa awal reformasi ini memang malahirkan angin segar pada ormas- ormas beridiologi selain pancasila. Karena pada masa orba, ormas- ormas yang beridiologi selain pancasila wajib di bubarkan, karena dianggap bertentangan dengan idiologi Negara. Saat diluncurkannya kebijakan tersebut, lahirlah banyak ormas bahkan partai dengan bermacam idiologi. Mulai menjamurnya partai dengan banyak idiologi ini mulai menggerus ingatan masyarakat akan pancasila. Apalagi saat organisasi tersebut mulai menjadi radikal dan berusaha menghapuskan ingatan masyarakat tentang idiologi sesungguhnya bagi Indonesia, yaitu pancasila.
Pada akhirnya, yang kembali menjadi pertanyaan adalah, mengapa orang-orang, pejabat, atau bahkan aparat marah saat ada pihak yang merendahkan atau menghina pancasila? Padahal belum tentu mereka sendiri hapal dengan pancasila. Lalu kenapa kita harus marah saat seseorang menghina pancasila, padahal belum tentu kita telah mengapalkan asas yang ada dalam pencasila. Salah satu sila dari pancasila yang paling sering dilanggar adalah sila ke tiga. Persatuan Indonesia. Kenapa sila ke tiga? Karena masih banyak terjadi bentrokan antar warga hanya karena hal-hal sepele. Pancasila sebagai ideologi, bukan hanya sebagai salah satu materi di sekolah, atau hanya bagian dari tradisi saat upacara. tapi bagaimana pancasila dipakai sebagai pengikat masyarakat indonesia yang majemuk. Masyarakat marah saat pancasila diremehkan, tetapi masyarakat juga lupa arti sebenarnya dari pancasila. Perpecahan antar masyarakat, korupsi dalam semua bidang adalah wujud dari masyarakat yang lupa akan pancasila.
Pancasila adalah idiologi yang paling tetap bagi Indonesia. Karena hanya pancasila lah yang mampu mengikuti masyarakat Indonesia yang majemuk. Saat Indonesia memakai idologi selain pancasila, dikhawatirkan mudah terjadi konflik antar etnis, agama atau bahkan perpecahan yang lebih besar. karena hanya pancasila yang mampu mendampingi karakter masyarakat Indonesia yang majemuk. Bhineka Tunggal Ika, adalah selogan yang terdapat di lambang pancasila. Selogan itu akan sangat tidak berarti, jika masyarakat sendiri tidak memahami makna persatuan dari slogan itu.
Pancasila bukan untuk dihapalkan kelima silanya, tetapi bagaimana kita dapat mempresentasikan setiap sila dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila akan menjadi salah jika dipakai untuk kepentingan kekuasaan. Tetapi saat pancasila dipakai berdampingan dengan bendera merah putih kita, maka pancasila dapat mempersatukan setiap masyarakat Indonesia. Sila dalam pancasila, adalah harapan yang dinginkan oleh indonesia saat akan merdeka dahulu. Harapan itu adalah memiliki masyarakat yang beragama, bermoral, bersatu, memiliki pemimpin yang amanah, serta adil.
Pelajaran PKN (Pendidikan Kewarganegaraan) sebenarnya adalah kendaraan bagi pancasila untuk mengenalkan dirinya pada masyarakat. Tetapi saat pelajaran tersebut mulai menyimpang dari namanya (Pendidikan Kewarganegaraan) maka pancasila tidak akan pernah sampai tujuannya. PKN yang seharusnya memberi pelajaran tentang nilai, norma, rasa nasionalitas dan pancasila, mulai tergabung dengan pelajaran sejarah dan sosiologi. Terkadang juga memasukkan pelajaran geografi seperti batas Negara dan lain sebagainya. Pendidikan PKN seharusnya dapat menjadi alat pengingat tentang pancasila. Karena di mata pelajaran inilah masyarakat di ajarkan untuk bersikap sebagai masyarakat Indonesia serta menjunjung tinggi rasa nasionalisme dan pengamalan pancasila. Pancasila yang kini mungkin mulai dilupakan, diharapkan dapat kembali dirindukan. Karena idiologi Indonesia hanya satu, yaitu PANCASILA.




Ayo kita mulai mencintai dan mengamakan kembali nilai-nilai Pancasila!




Rabu, 26 April 2017

Ibu Emansipasi Wanita Indonesia


Ibu Emansipasi Wanita Indonesia
Siapa yang tidak kenal dengan sosok Raden Ajeng Kartini, sosok peremuan yang telah membuktikan loyalitasnya untuk seluruh wanita di Indonesia, menjadikan wanita tak lagi di pandang sebelah mata, tapi inilah wanita yang sejatinya dapat jauh lebih hebat bahkan dari yang di bayangkan sekalipun. R.A Kartini pun telah jelas membuktikannya.
            R.A Kartini yang lahir pada 21 April 1879 di Jepara, seorang anak yang lahir dari keluarga bangsawan yang sangat taat pada adat istiadat. Kegemarannya membaca membuatnya mampu berfikir kritis dan menimbulkan keinginan untuk memajukan wanita di Indonesia yang pada saat itu tertindas oleh keadaan, wanita di diskriminasi dan sama sekali tidak mempunyai ruang gerak yang bebas, jangankan untuk berkarya, lari dari kebodohan dan terlepas dari diskriminasi yang telah membudayapun seperti hal yang tidak mungkin. Keadaan wanita yang seperti itu kemudian membuat R.A Kartini bercita-cita untuk mengangkat wanita , menghilangkan diskriminasi pada wanita di Indonesia. Lewat perjuangannya , yang meskipun tidak melalui turun di medan perang, namun lewat tulisan, karya, perjuangan dalam membela dan memperjuangkan HAK wanita membuat wanita saat ini tak lagi didiskriminasi, wanita setara dengan laki-laki bahkan dapat lebih hebat dari laki-laki. 
            Saat ini masihkah kita, wanita indonesia di diskriminasi???? Masihkah enggan melanjutkan cita-cita kartini untuk menggharumkan dan mengangkat nama wanita di Indonesia menjadi luar biasa. “Habis Gelap Terbitlah Terang” ingat bukan “Habis Manis Sepah Dibuang ya” eh jauh ya. :D , kita bisa, kitapun mampu, untuk bisa melangkah lebih jauh, berkarya lebih bebas,bergerak lebih luas.  Apa yang kita lakukan saat ini akan merubah dunia di masa depan. Jangan biarkan kartini Menangis, mari cerdaskan diri kita untuk dapat mencerdaskan wanita bangsa.


Mencoba CMS Opencart

CMS (Content Management System)
CMS (Content Management System)  adalah perangkat lunak yang digunakan untuk menambahkan atau memanipulasi (mengubah) isi dari suatu situs web. Umumnya, sebuah CMS (Content Management System) terdiri dari dua elemen:
·         aplikasi manajemen isi (Content Management Application, CMA)
·         aplikasi pengiriman isi (content delivery application, CDA)
Elemen CMA digunakan untuk mengelola konten yang mungkin tidak memiliki pengetahuan mengenai HTML untuk mengelola pembuatan, pengubahan, dan penghapusan isi dari suatu situs web tanpa perlu memiliki keahlian sebagai seorang webmaster. Elemen CDA menggunakan dan menghimpun informasi-informasi yang sebelumnya telah ditambah, dikurangi atau diubah oleh pemilik situs web untuk memperbaharui situs web tersebut. Kemampuan atau fitur dari sebuah sistem CMS berbeda-beda. Walaupun begitu, kebanyakan dari perangkat lunak ini memiliki fitur publikasi berbasis Web, manajemen format, kontrol revisi, pembuatan indeks, pencarian, dan pengarsipan.
Pemanfaatan CMS
·         Situs web perusahaan, bisnis, organisasi atau komunitas.
·         Portal
·         Galeri foto
·         Aplikasi E-Commerce.
·         Mengelola website pribadi/ blog.
·         Situs web pembelajaran daring (Inggris: e-learning)
Perangkat lunak CMS ada banyak, disini saya akan berbagi pengalaman menggunakan perangkat lunak cms Opencart

Perangkat Lunak CMS Opencart

Alasan mengapa saya memakai opencart.
Dari segi Tampilan, Opencart memiliki tampilan yang bagus dan enak dipandang mata.
Dari segi fitur, fitur – fitur yang dimiliki oleh opencart yang dinilai sangat powerfull dan juga sangat lengkap.
Dari segi kustomisasi, Kustomisasi merupakan salah satu kunci utama yang harus bisa dikuasai oleh setiap pengembang toko online. tanpa adanya kustomisasi yang dilakukan dengan baik, maka hasil akhir dari user interface toko online tersebut pun akan berantakan. Nah, untk bisa memperoleh hasil akhir user interface yang baik, maka proses kustomisasi pun harus dilakukan dengan sempurna, dimana opencart sangat mendukung hal ini, karena memilki pengaturan dan juga kustomisasi yang mudah dipahami dan juga mudah untuk dilakukan.
Dari segi Proses, Penggunaan OpenCart sebagai CMS yang digunakan untuk pembuatan toko online anda adalah proses loadingnya yang cepat. Ya, penggunaan OpenCart sebagai CMS dari toko online anda menggunakan resource yang lebih ringan, sehingga hal ini pun akan membuat proses loading menjadi lebih cepat.

Pengalaman Menggunakan Opencart
Pertama menggunakan opencart saya download dahulu di website opencartnya.
Setelah selesai mendownload di karenakan saya pakai hosting Xampp, saya pindahkan folder upload yang udah di extract ke C:\xampp\htdocs\
Disini saya Rename folder upload jadi Aras.
Sebelum mencoba di install, Rename config-dist.php to config.php dan admin/config-dist.php to admin/config.php
Sekarang saya mulai install, instal nya dengan cara localhost/aras, klik continue saja
Masuk ke step 2. Sama tinggal continue saja.
Note : jika tadi kita tidak Rename config-dist.php to config.php dan admin/config-dist.php to admin/config.php. maka di no 4 bakal error
Sebelum masuk step 3, buatr dulu database di llocalhost/phmyadmin.
Nah di step 3.
Setting konfigurasi sesuai dengan keinginan anda. database=localhost, user=root, pasword=kosong, database name=isi sesuai nama database yang telah anda buat darilocalhost/phpmyadmin, database prefix= terserah anda. dan untuk pilihan username, pasword dan email pada Administration isikan sesuai keinginan anda, yang perlu diingat adalah username danpasword pada Administration untuk masuk ke halaman admin web anda. kalau sedah sesuai klik tombol Continue
Proses Instalalasi selesai, sekarang anda bisa melihat halaman admin atau front end web anda, namun sebelumnya anda harus menghapus folder Install yang ada di xampp\htdocs\aras.
Instal menurut saya gampang, opencart dimudahkan dengan kita bias mendownload theme nya juga. untuk menambahkan atau menghapus pun gampang. Sama seperti yang saya di jelasin di alasan saya kenapa pakai opencart.
Opencart sangat user-friendly untuk yang mau bikin took online, dan cukup mudah untuk di bagusin took onlinenya.

Referensi: